Koran Cirebon ( Garut ), KKN Yasa Anggana Garut Gelar Seminar Pembuatan Minyak Goreng, bertempat di rumah Taupik Hidayat Kampung Pasir Hayam RT.01/12 Desa Bagendit Kecamatan Banyuresmi Kabupaten Garut Provinsi Jawa Barat. Jum'at, 04 Maret 2022
Menurut Dosen pembimbing Nurhasanah S.E, MSM dengan adanya kegiatan pelatihan untuk memberdayakan bahan baku yang ada, agar memuncul ide-ide kreatif masyarakat, tidak terpaku pada bahan minyak goreng yang sedang langka.
"Kemarin kita sudah mencoba 5 butir kelapa tua dapat menghasilkan minyak sebanyak 300 mili itu, kita memanfaatkan bahan yang ada di sekitar masyarakat sehingga masyarakat bisa menghemat uang satu hari itu Rp.18.000, dan juga memunculkan jiwa wirausaha, dan kemandirian untuk memanfaatkan bahan yang sedang yang melimpah kelapa tua".
Ditempat yang sama, salah satu mahasiswa yang memberikan materi praktek Ayu Siti Nurhaida menjelaskan untuk mekanisme pembuatan minyak goreng untuk pengolahannya meski menyiapkan alat dan bahan yang akan digunakan
Bahan tersebut antara lain; spatula, wajan, kompor, parutan, saringan besar/kecil, air dan kelapa tua, lalu parut kelapa sebanyak 3 sampai 5 butir, kemudian masukan air sebanyak 1 liter kemudian peras hingga keluar air (santan).
Selanjutnya siapkan kompor dan wajan lalu nyalakan api masukkan air santan aduk terus hingga mengendap lalu pisahkan minyak menggunakan saring, akhirnya hasil pengolahan berupa minyak goreng.
"Untuk menghindari kegagalan santan atau air kelapa yang sudah diperas dimasak dan diaduk satu arah agar santan tidak pecah
Jangan terlalu banyak air"
Lanjut ayu tujuan kegiatan ini agar menambah wawasan untuk masyarakat terkait bagaimana pengolahan dan pengembangan kelapa tua menjadi minyak goreng untuk kebutuhan sehari-hari, kami berharap setelah adanya kegiatan ini masyarakat mampu membuat minyak sendiri dengan bahan baku kelapa tua. Pungkasnya
Pada kesempatan ini KKN Mahasiswa STIE Yasa Anggana yang ikut serta dalam kegiatan tersebut antara lain; Deri Parhan, Eneng Tuti Latifah, Annisa Sri Sundari, Ayu Siti Nurhaida, Deden Sudirman, Kamelia Salwa, Vina Elvira Sari, Syifa Nur'aini Hibatullah.
Ayu Dia Lestari Rusmana, Maya Munawar, Risnifa Aulia Rahmi, Sandi Nugraha, Ade Tita Rosita, Furi Safitri, Awis Nugraha, Selly Arisandi Triana, Isma Aulia, Devi Murti Dewi, Salma Nurjamil, Hikmawan, Nurul Azizah, dan para kader PKK, posyandu, dasawisma, dan warga masyarakat Dusun III.( Beni )
Post A Comment: