Koran Cirebon ( KABUPATEN CIREBON ), Program Bantuan Bedah Rumah Swadaya(PBBRS) dipersoalkan oleh penerima manfaatnya.
Pasalnya, hasil Investigasi di lapangan di beberapa penerima bantuan ,warga penerima merasa kecewa di karenakan dana bantuan yang senilai Rp.17,500,000,00 dirasa tidak bisa mencukupi apa yang di harap,hal itu di katakan Ibu Khodijah warga blok Nambo mengatakan,
"Saya bingung mas,saya kan butuh genteng bubung malah di belanjakan oleh panitianya besi,padahal yang kami butuhkan itu genteng bukan besi,sehingga rumah saya belum tertutup atapnya mas,"katanya saat di konfirmasi di kediamannya Selasa,2/11.
Lebih lanjut, salah satu keluarga merasa janggal akan kebenaran pembelanjaan matrial,pasalnya dari sekian banyak pembelanjaan,sebagai penerima manfaat tidak di berikan nota pembelanjaan,
"Harusnya saya itu di beri nota pembelanjaannya dari mereka,tapi sampai pembangunan selesai saya tidak di beri notanya ,karena kami juga ingin tau dari jumlah dana Rp.15juta itu dibelanjakan apa saja,"papar salah satu keluarga Bu Khodijah.
Terpisah, Agis,penerima bantuan pun di blok Kebuyutan wetan merasa heran melihat harga material yang di bilang tinggi,
"Harga barangnya sepertinya lebih mahal mas dari harga material sekitar sini,coba aja mas liat baik kusen dan genteng,apalagi kayu Reng nya tipis tipis,"keluhnya.
Masih kata penerimaan bantuan lainnya di Desa Astapada blok Kebuyutan wetan,kalau menurutnyapun, pihak fasilitator terkesan memaksakan kehendak,serta terkesan memaksa penerima bantuan untuk belanja material yang tidak di butuhkan,
"Terus saya juga bingung mas,rumah saya sudah benar dingdingnya masih kuat kok di paksa untuk di pasang besi,jadi ya begitu hasilnya,dan material juga di kurangi katanya buat di blok Nambo yang sedang membutuhkan"ungkap aminah.
Terakhir,Nastiti saat dikonfirmasi melalui what apps selaku fasilitator terkait banyaknya dugaan kejanggalan pelaksanaan Program bedah rumah swadaya di desa Astapada, mengatakan,"
"Kenapa cuma astapada mas,Silahkan tanya aja ke dinas mas,saya sedang ngurus orang tua sakit,"pungkasnya.
Sampai berita ini muncul,baik panitia pelaksana maupun dinas terkait belum bisa di konfirmasi.( hadijarot )
Post A Comment: