
Ketua SP ITP Cirebon, saat menyerahkan bantuan ke Anak Yatim di desa yang ada disekitar perusahaan desa binaan Indocement yaitu Yayasan /Ponpes As-Islah Desa Kedungbunder Kecamatan Gempol. Sabtu (14/03/2020).
Dion Murdiono Ketua SP ITP Cirebon dalam dambutannya mengatakan,bahwa Rapat Konsolidasi upah 2020 kepada Tiga Serikat Pekerja Indocement (SP ITP),memang mempunyai tradisi untuk menyantuni Anak Yatim khususnya yang berada di desa sekitar perusahaan yang masih menjadi desa binaan Indocement yaitu di Yayasan /Ponpes As-Islah Desa Kedungbunder Kecamatan Gempol.
“Kami dari tim serikat pekerja sudah survey ke lokasi yayasan bahwa kita akan memberikan santunan ke Anak Yatim sebanyak 100 Anak Yatim dan Duafa, santunan ini dari Karyawan Indocement yang sudah di akomodir oleh Organisasi Serikat Pekeja Indocement,” ungkapnya. Sabtu (14/03/2020).
Bahkan Lebih dari itu, tidak hanya program CSR yang sudah berjalan lama saja , namun kepedulian karyawan kepada desa binaan tetap diperhatikan melalui kepedulian karyawan Indocement yang akan disalurkan langsung oleh Serikat Pekerja (SP ITP) Tandas Dion.

Ini adalah bukti nyata atas kepedulian yang mulia karena telah menyantuni anak yatim dan duafa, sehingga kami merasa bangga dengan adanya Indocement yang begitu dekat dengan lingkungan.
“Kami atas nama pimpinan yayasan Al-Islah mendoakan agar semua karyawan Indocement yang di waliki oleh Serikat Pekerja dari Cirebon, Bogor dan Tarjun semoga keinginannya tercapai untuk mensejahterakan karyawan Indocement,” Jelas KH Sholeh.
Kuwu Gempol Dedi menambahkan, kami dari pemerintah Desa sangat mendukung sekali dengan adanya Kegiatan yang dilaksanakan dari serikat pabrik semen (SPITP),semoga kedepan SPITP akan lebih Sukses lagi dan akan lebih banyak lagi memberikan Santunan kepada anak Yatim dan Duafa khususnya yang ada di Desa Kami.ungkapnya.
(Sudi Aji. Prayoga)
Post A Comment: